SURABAYA – Fandry Imbiri telah lengkap menjalani proses menjadi pemain Persebaya. Ia telah menjalani tes medis dan resmi menandatangani kontrak, Selasa (25/7). Pemain kelahiran 1991 ini ditransfer dari Semen Padang berposisi sebagai pemain belakang.
“Saya sudah siap untuk pertandingan Kamis. Nomor ini (21) saya pilih karena sesuai tanggal lahir anak saya, Filio Imbiri,” kata pemain asal Papua ini seperti dikutip dari Jawa Pos.
Alfredo Vera mengatakan kemungkinan Fandry Imbiri akan menjadi starter saat melawan Martapura FC. Ia akan berduet dengan Andri Muliadi menjadi centre back.
“Kepercayaan diri Andri sedang bagus. Semangatnya sedang tinggi untuk meneruskan trend positif,” kata Alfredo tentang Andri yang rencananya akan berduet dengan Fandry. (bim)
Surabaya - Persebaya resmi melakukan perekrutan perdana pada bursa transfer paruh musim Liga 2 2017. Sektor pertahanan menjadi yang pertama diperkuat dengan mendatangkan Fandry Imbiri. Bek tengah ini ditransfer dari klub Liga 1, Semen Padang.
Fandry baru tiba di Kota Pahlawan, tadi malam (23/7). Dan langsung bergabung bersama Rendi Irwan dkk pada sesi latihan Senin pagi. Dia juga bakal menjalani sejumlah tes dan melengkapi segala dokumen resmi sebagai syarat kepindahannya. Setelah dinyatakan lolos, pemain berusia 26 tahun itu menandatangani kontrak bersama Persebaya.
Menurut manajer Persebaya Chairul Basalamah, perekrutan Fandry diharapkan dapat memperkokoh lini belakang tim kebanggaan Bonek ini. Apalagi, sektor pertahanan Persebaya sudah ditinggal Rahmat Latief yang mengundurkan diri. "Saat ini situasinya tepat bagi dia untuk bergabung dengan kami di Persebaya. Dia bek dengan profil yang kami cari. Kami juga meyakini bahwa skill dan kemampuan Fandry sesuai dengan cara bermain yang diinginkan pelatih Angel Alfredo Vera," ucap Chairul, Senin (24/7). Menurutnya, Fandry sudah menyita perhatian Alfredo mendapat kepercayaan melatih Persipura. Chairul mengatakan gaya permainan Fandry di lini belakang keras tapi simple. "Dia pintar membaca permainan lawan. Fandry tipikal bek modern," bebernya.
Fandry memulai karir profesional pada 2012. Kala itu, dia direkrut pelatih Persipura Jacksen F. Tiago. Legenda Persebaya itu terkesima dengan penampilan apiknya bersama tim Papua di PON Riau 2012. Fandry lantas membuat debutnya di pentas sepakbola profesional bersama Persipura dalam pertandingan melawan Persita Tangerang pada 15 September 2013, walaupun hanya sebagai pemain pengganti. "Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persebaya. Klub ini sarat akan sejarah panjang persepakbolaan Indonesia," kata Fandry. "Saya sudah tak sabar untuk bekerja sama dengan Alfredo, dan rekan-rekan di Persebaya. Saya tertarik untuk segera memulai petualangan ini dan memberikan kontribusi kepada tim meraih impiannya promosi ke Liga 1," sebut pemain kelahiran Jayapura, 5 April 1991 ini.

SLEMAN – Sayap berkepak kuat, Elang Jawa melesat hebat. Begitulah derap PSS Sleman di Grup 3 Liga 2017. Tegap di puncak, tapi Freddy Mulli minta skuatnya tak lengah. Dua rival mengintai, Persibangga Purbalingga harus dicabik.
Freddy belajar banyak dari kejadian pahit pada laga pembuka di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 19 April 2017. Saat itu, gegap gempita peringatan 87 tahun PSSI yang digelar di hadapan publik Sleman dinodai gol tungggal PSCS Cilacap kreasi Galih Akbar Febrian di menit 70. PSS takluk 0-1.
Kalah di awal langkah, di kandang pula, Freddy pun terhentak. Sebelah sayap Elang Jawa patah, ia tak ingin kehilangan yang tersisa. Ia bergegas mengobatinya. Ramuannya mujarab. Didukung kapten tim Busari, ia mampu memulihkan mental bertarung Bagus Nirwanto dkk. PSS bangkit.
Kegeraman yang dipicu kekalahan dari PSCS dilampiaskan pada pekan kedua, Rabu (26/4). Main di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, kepak kuat Elang Jawa mengaparkan tuan rumah Persibangga. Mereka menang 2-0. Sejak itu, Freddy dan skuatnya melaju kencang. Tak tersentuh.
Di enam laga berikutnya, PSS bungkus lima kemenangan. Hanya sekali mereka tertahan. Itu saat dijamu Persibat Batang, Minggu (14/5). Laga berakhir 0-0. Terkini, Sabtu (22/7), gol Dirga Lasut di menit 40 dan 90 plus Risky Novriansyah (58) melibas Persibas Banyumas 3-0 di kandangnya.
Total, PSS mengumpukan 19 poin dan surplus 14 gol (16-2) dari delapan laga. Mereka puncaki klasemen Grup 3 dengan keunggulan 4 angka atas PSS di urutan 2 dan 7 angka atas PSGC Ciamis di urutan 3. Jarak terbilang renggang. Tapi, Freddy tak ingin skuatnya terlena dalam kenyamanan.
Di enam laga tersisa, berbagai kemungkinan bisa terjadi. Diusik dua rival yang terus menguntit termasuk di dalamnya. Meleng dan tersandung, jarak dengan dua rival itu tak mustahil terpangkas. Itu sebabnya, meski sudah di atas angin, Freddy tetap minta skuatnya jaga kondisi dan fokus.
Hindari antiklimaks, Freddy pun tetapkan poin maksimal dari laga demi laga ke depan. Target terdekat adalah laga kandang kontra Persibangga. Di Stadion Maguwoharjo, Rabu (26/7), kepakan kuat sayap Elang Jawa siap mengulang cabikan mematikan terhadap Persibangga.
Di kandangnya saja Persibangga bisa dihajar 2-0, apalagi saat berhadapan di Sleman. Itu yang terpatri di benak Freddy. Tak ada alasan dan tak kenal kompromi. Tiga poin wajib diamankan agar jarak dengan dua rival pengintai tetap renggang. Agar jalan menuju fase 16 besar tak terusik.
Freddy benar. Dengan memenangi laga kontra Persibangga, penghuni dasar klasemen Grup 3, PSS tak perlu merisaukan hasil akhir bentrok PSGC-PSCS di Stadion Galuh, Ciamis. Kedua kubu ngotot berburu 3 poin pada laga yang dihelat bersamaan dengan jamuan PSS bagi Persibangga itu.
Main di kandang, PSGC siap memulangkan PSCS dalam keadaan terluka akibat kalah. Lukas Tumbuan ingin skuatnya buka jalan buat mendampingi PSS ke 16 besar. Gatot Barnowo, juru taktik PSCS, tak ciut. Ia dan skuatnya datang ke Ciamis justru dengan tujuan tunggal: menang!
Rapor Kandang PSS Sleman
Main: 4
Menang: 3
Imbang: -
Tumbang: 1
Gol memasukkan: 10
Gol kemasukan: 3
Skor kemenangan terbesar: 4-0
Skor kekalahan terbesar: 0-1
13-07-2017: PSS 4-1 Persibas Banyumas
Pencetak gol: Dirga Lasut (40, 90), Risky Novriansyah (58), Tony Yuliandri (92) - Sholihul Islam (62)
08-07-2017: PSS 2-0 PSGC Ciamis
Pencetak gol: Riski Novriansyah (17), Busari (55)
06-05-2017: PSS 4-0 Persip Pekalongan
Pencetak gol: Rossi Noprihanis (28, 69), Riski Novriansyah (34), Dirga Lasut (71)
19-04-2017: PSS 0-1 PSCS Cilacap
Pencetak gol: Galih Akbar Febrian (70)
Rapor Tandang Persibangga Purbalingga
Main: 4
Menang: 1
Imbang: 0
Tumbang: 3
Gol memasukkan: 5
Gol kemasukan: 15
Skor kemenangan terbesar: 1-0
Skor kekalahan terbesar: 4-3
15-07-2017: Persip Pekalongan 1-0 Persibangga
Pencetak gol:
17-05-2017: PSCS Cilacap 4-3 Persibangga
Pencetak gol: Saiful Bahri (7), Sugiyanto (46, Jimmy Suparno (62), Andri Arianto (88) - Saptono (25, 33), Gunaryo (70)
07-05-2017: Persijap Jepara 0-1 Persibangga
Pencetak gol: Amin Aksa (82)
23-04-2017: Persibat Batang 2-0 Persibangga
Pencetak gol: Muh Sholikin (15), Dani Marvelous Namangge (78)
PSGC Ciamis vs PSCS Cilacap
Prakiraan starting XI:
PSGC Ciamis (4-3-3): Ghoni Yanuar- Deni Nugraha, Dendi Agustan, Muhammad Taufan, Vincensius Yohan, Budiawan, Aldi Imron, Ganjar Kurniawan, Arif Budiman, Joko Sasongko, Rosian
Pelatih: Lukas Tumbuan
PSCS Cilacap (4-3-3): Ega Rizky – Iham Yusril, Risman Maidullah, Sunni Hizbullah, Syaiful Lewenussa, Galih Akbar, Arif Yulianto, Jimmy Suparno, Mochammad Choiron, Andri Arianto, Saiful Bahri
Pelatih: Gatot Barnowo
Rapor Kandang PSGC Ciamis
Main: 3
Menang: 3
Imbang: 0
Tumbang: 0
Gol memasukkan: 3
Gol kemasukan: 0
Skor kemenangan terbesar: 1-0
15-07-2017: PSGC 1-0 Persibat Batang
Pencetak gol: Rosian (60)
15-05-2017: PSGC 1-0 Persip Pekalongan
Pencetak gol: Ganjar Kurniawan (49)
06-05-2017: PSGC 1-0 Persibas Banyumas
Pencetak gol: Budiawan (56)
Rapor Tandang PSCS Cilacap
Main: 4
Menang: 1
Imbang: 2
Tumbang: 1
Gol memasukkan: 2
Gol kemasukan: 2
Skor kemenangan terbesar: 1-0
15-07-2017: Persijap Jepara 1-0 PSCS
Pencetak gol: Yudha Risky (72)
08-07-2017: Persip Pekalongan 0-0 PSCS
13-05-2017: Persibas Banyumas 1-1 PSCS
Pencetak gol:
19-04-2017: PSS Sleman 0-1 PSCS
Pencetak gol: Galih Akbar Febrian (70)
Surabaya – Ketidakhadiran kapten tim Rendi Irwan berpengaruh kepada permainan Persebaya, terutama di babak pertama. Persebaya sempat kesulitan menembus rapatnya pertahanan Madiun Putra dan harus tertinggal satu gol di babak pertama.
Saat ini, Rendi tengah menjalani perawatan cedera lutut. Pelatih Alfredo Vera mengatakan jika Rendi kemungkinan membutuhkan waktu dua minggu untuk recovery.
“Rendi mungkin butuh recovery dua minggu,” ujar Alfredo saat konperensi pers.
Alfredo nampaknya tidak ingin Persebaya tergantung kepada Rendi. Baginya, semua pemain penting. “Semua pemain penting untuk tim. Siapa yang lebih siap harus main. Sekarang Rendi cedera dan butuh waktu untuk balik,” ujarnya.
Dalam pertandingan kemarin, Alfredo memasang Abu Rizal, Yogi Novrian, dan Irfan Jaya di lini tengah. Ketiganya mampu menjawab permasalahan saat absennya Kurniawan Karman dan Rendi yang biasanya mengisi posisi itu.