JAYAPURA – Lima kontestan bergumul hebat di jalur pacu juara klasemen Go-Jek Traveloka Liga 1 2017. Ikut terlibat, kans menyodok memacu Persipura Jayapura melaju lebih kencang. PS TNI datang, mereka bicara menang.
Takhta klasemen kini dalam genggaman Bhayangkara FC. Skuat besutan Simon McMenemy melesat hebat hingga mencapai puncak berkat perfoma apik. Mereka bungkus 9 poin dari tiga laga beruntun. Terkini, Jumat (21/7), mereka menggilas Mitra Kutai Kartanegara 4-1.
Bhayangara FC memimpin persaingan dengan raihan 30 poin dari 16 laga. Tertahannya Madura United di markas Barito Putera menyelamatkan Bhayangkara FC. Main 2-2, Sabtu (22/7), Laskar Sappee Kerrab tak bergerak di urutan 2. Mereka terpaut 1 angka dari The Guardians.
Nasib PSM Makassar lebih memprihatinkan. Dari dua laga terakhir, Juku Eja hanya bisa meraih 2 poin. Mereka terganjal skor 2-2 saat dijamu Persiba Balikpapan dan diadang Barito Putera 1-1 di Stadion Andi Mattalatta. Itu kerugian besar bagi skuad racikan Robert Rene Alberts.
Dengan 28 poin di tangan, PSM harus turun dua anak tangga dari posisi puncak yang sejak awal mereka tongkrongi. Memang, jalan buat menyalip balik Bhayangkara FC dan Madura United masih terbuka lebar. Tapi, syarat yang harus dipenuhi terbilang sulit, bahkan berisiko ringgi.
Pada pekan 16, Minggu (23/7), PSM bertarung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Tak mudah merampas poin dari tuan rumah sekaliber Bali United. Apalagi, Widodo Cahyono Putro dan skuatnya tengah bergairah. Mereka merangai 4 poin dari dua laga terakhir.
Barito Putera yang digulung 5-0 pada pekan 14 bisa jadi saksi hidup bagi PSM. Juga Sriwijaya FC yang dipaksa main 2-2 saat meladeni Bali United. PSM perlu belajar dari kejadian yang menimpa Barito Putera dan Sriwijaya FC jika tak ingin jadi korban dan kian tercecer dari jalur pacu juara.
Situasi itu coba dimanfaatkan Wanderley Machado da Silva Junior. Selain berharap PSM tersandung di Gianyar, juru taktik pengganti Liestiadi asal Brasil itu percaya diri dengan kekuatan skuatnya. Sukses melibas Arema FC 2-0 pada pekan 15 di Stadion Kanjuruhan, Malang, jadi pelecut.
Wanderley optimistis Prisca Womsiwor dkk bakal tampil lebih kencang ketika meladeni PS TNI pada pekan 16. Main di Stadion Mandala beberapa jam sebelum laga Bali United-PSM di Gianyar, Wanderley pantang berspekulasi. Mengamankan 3 poin di kandang jadi harga mati.
Dengan kekuatan berlipat dan dukungan total publik Papua, Wanderley memastikan tak ada alasan Persipura luruh di hadapan PS TNI. Justru belum stabilnya kinerja The Army meski sudah ditangani Ivan Kolev jadi celah yang siap dicocor Prisca dkk buat mewujudkan misi ke puncak.
Wanderley percaya Bali United bakal habis-habisan menggempur PSM. Sebab, Serdadu Tridatu juga punya meluang menembus deret tiga besar. Persipura lebih paten. Menang atas PS TNI dan PSM mentok di Gianyar, mereka otomatis pegang kendali pergulatan di jalur pacu juara.
Bekuk PS TNI dengan skor berapa pun, poin Persipura jadi 30 atau setara dengan raihan Bhayangkara FC selepas menggerus Mitra Kukar 4-1. Itu terjadi, Persipura lebih berhak duduki puncak klasemen. Mereka kini surplus 8 gol (26-18). Surplus Bhayangkara FC hanya 6 gol (27-21).
Rapor Mesin Gol Persipura Jayapura di Go-Jek Traveloka Liga 1 2017
Priska Womsiwor: 5 gol (15 laga, 1.000 menit bermain)
Addison: 5 (14, 849)
Boaz Solossa: 5 (11, 929)
Marinus Marianto: 3 (8, 495)
Yan Pieter Nasadit: 2 (14, 531)
Rapor Mesin Gol PS TNI di Go-Jek Traveloka Liga 1 2017
Leonel Nunez: 5 (9 laga, 597 menit bermain)
Bruno Martins: 5 (10, 839)
Erwin Ramdani: 3 (14, 992)
Sansan Husaeni: 3 (4, 229)
Facundo Talín: 2 (11, 943)
SUMBER : WWW.LIGA-INDONESIA.ID

Tidak ada komentar:
Write komentar